Komitmen Tingkatkan Mutu Sekolah, Dr. Nur Rohman Kawal Langsung Program Strategic Kemendikdasmen
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada 3–5 September 2026.
Forum nasional ini mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor pendidikan untuk menyelaraskan langkah strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Kehadiran Kadisdikbud Lampung Tengah menjadi bentuk komitmen nyata daerah dalam membangun sinergi yang kuat dengan kebijakan pemerintah pusat.
Adapun inti kegiatan meliputi penandatanganan Nota Kesepakatan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan serta penyelesaian Berita Acara Serah Terima (BAST) Aset Digitalisasi Pembelajaran 2025.
Di sela-sela kegiatan, Dr. Nur Rohman menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut bagi kemajuan pendidikan di daerah.
”Melalui Rakor ini, kami berkomitmen penuh untuk mengawal percepatan revitalisasi sarana sekolah serta optimalisasi digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Lampung Tengah agar sejalan dengan agenda prioritas nasional,” ujar Nur Rohman, Jum’at (4/9/2026).
Melalui sinergi ini, diharapkan kualitas infrastruktur sekolah serta transformasi digital pendidikan di Lampung Tengah dapat berkembang semakin pesat.
Peningkatan kualitas sarana prasarana dan penguatan ekosistem digital memang menjadi kunci utama pemerataan mutu pendidikan saat ini.
“Langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah dalam mengawal hasil kesepakatan ini secara langsung di lapangan akan sangat menentukan dampaknya bagi para siswa dan guru,” tukas Nur Rohman.
Ia juga menambahkan bahwa tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepakatan dan penyelesaian BAST ini akan segera disosialisasikan ke seluruh satuan pendidikan di Lampung Tengah.
Pihaknya berencana membentuk tim pendampingan khusus agar proses revitalisasi fisik sekolah maupun pemanfaatan bantuan perangkat digitalisasi dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
