Jalin Komunikasi dan Serap Aspirasi Warga, Polsek Seputih Banyak Kembali Gelar ‘Polsek Manjaw di Kampung.

Oplus_131072

Komunikasi antara Polri dan masyarakat terus diperkuat oleh Polsek Seputih Banyak, Polres Lampung Tengah, melalui kegiatan “Polsek Manjaw di Kampung” (PMK).

Kegiatan rutin tersebut kembali dilaksanakan di Kampung Sri Budaya (SB.4), Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah, pada Rabu (19/8/2026) malam.

​Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H., bersama jajaran Forkopimcam turun langsung bertatap muka dengan aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

​Suasana malam itu tidak hanya diisi dengan sambutan dan ramah tamah, namun warga juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan kampung.

​Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek Seputih Banyak AKP Hairil Rizal mengatakan bahwa PMK merupakan sarana efektif untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.

​”Melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera dicarikan solusi bersama,” ujar Kapolsek.

​Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai pertanyaan dan aspirasi, mulai dari persoalan kecelakaan lalu lintas, batas waktu kegiatan hiburan masyarakat, hingga keresahan terkait oknum yang mengaku sebagai wartawan atau LSM saat ada kegiatan pembangunan di kampung.

​Menanggapi persoalan batas waktu hiburan malam, Kapolsek menjelaskan bahwa pembatasan kegiatan keramaian, khususnya hiburan organ tunggal, hingga pukul 21.00 WIB merupakan bagian dari kesepakatan bersama Forkopimda dan ketentuan yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mematuhi kesepakatan tersebut. Tujuannya tentu untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” tegasnya.

​Sementara itu, terkait adanya pihak-pihak yang datang mempertanyakan kegiatan pembangunan kampung, Kapolsek meminta masyarakat dan aparatur kampung untuk tidak ragu berkoordinasi langsung dengan pihak Kepolisian maupun instansi terkait agar situasi tetap kondusif.