Isu Panas Anggota DPRD Terjaring OTT di Lampung Nyata atau Bual? Ini Penegasan KPK
Publik dihebohkan oleh isu Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan oknum anggota DPRD di Bandar Lampung. Kabar burung tersebut beredar luas sejak Rabu (2/9/2026).
Informasi yang beredar di masyarakat sempat simpang siur dan memicu beragam spekulasi. Sebagian sumber menyebut oknum yang terjaring merupakan anggota DPRD Lampung Tengah, sementara rumor lain mengarah pada anggota DPRD Lampung Barat.
Menanggapi isu liar yang kian memanas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan keterangan resmi pada Rabu malam untuk meluruskan kabar tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, secara tegas membantah adanya kegiatan penindakan atau OTT di wilayah Bandar Lampung. Ia memastikan bahwa pesan berantai di aplikasi perpesanan WhatsApp mengenai penangkapan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat adalah informasi bohong (hoax).
”Informasi tersebut tidak benar,” ujar Budi saat dikonfirmasi awak media pada Rabu malam.
Klarifikasi cepat ini dilakukan lembaga antirasuah untuk meredam keresahan di tengah masyarakat maupun lingkungan birokrasi Pemerintah Daerah Lampung. KPK juga mengimbau publik agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan isu yang belum terverifikasi, serta selalu merujuk pada saluran informasi resmi KPK.
