Nakhoda Baru Dinkes Lampung: dr. Djohan Lius Tancap Gas Bedah Sistem Kesehatan Daerah

Oplus_131072

Dilantiknya dr. Djohan Lius, M.Kes sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menjadi momentum penting dalam upaya penguatan dan transformasi sistem kesehatan di wilayah Lampung.

Pengangkatan ini disambut hangat oleh berbagai pihak dan pemangku kepentingan di sektor kesehatan, salah satunya datang dari manajemen dan civitas Rumah Sakit seProvinsi Lampung.

​Penunjukan ini membawa amanah besar untuk mengakselerasi berbagai program prioritas pembangunan kesehatan daerah.

Dengan kepemimpinan baru, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung diharapkan mampu memperkuat pemerataan akses fasilitas kesehatan, meningkatkan standar mutu pelayanan rumah sakit dan puskesmas, serta memperkokoh sinergi antara pemerintah dengan penyedia layanan kesehatan swasta.

​Isu-isu strategis seperti percepatan penurunan angka stunting, peningkatan cakupan jaminan kesehatan masyarakat, optimalisasi sistem penanganan darurat (PGDT), hingga penguatan edukasi pola hidup bersih dan sehat menjadi fokus utama yang menantikan pengawalan ketat di bawah kepemimpinan dr. Djohan Lius, M.Kes.

Dukungan penuh dari institusi pelayanan kesehatan seperti RS yang ada di Provinsi Lampung khususnya, diharapkan dapat mewujudkan visi pelayanan kesehatan yang prima, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Lampung.

​Profil Singkat :
​Nama Lengkap : dr. Djohan Lius, M.Kes
​Jabatan: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

​Latar Belakang Akademis dan Keahlian:
​dr. (Dokter): Memiliki dasar keahlian medis dan pemahaman mendalam mengenai pelayanan klinis serta kebutuhan pasien.

​M.Kes (Magister Kesehatan): Berbekal pendidikan pascasarjana di bidang ilmu kesehatan, yang membekali kemampuan manajerial, perencanaan kebijakan publik, epidemiologi, serta tata kelola sistem kesehatan masyarakat.

​Fokus Kepemimpinan:
Membawa kesuksesan dan kemajuan pada sistem pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung melalui pengelolaan tata kelola yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima.