Ikut Aksi BEM UI, Perwakilan Wartawan Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Berantas Judi Online

Oplus_131072

 

Aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah aliansi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026), turut diwarnai orasi dari kalangan wartawan.

​Dalam orasinya, perwakilan wartawan tersebut menyoroti berbagai persoalan mendasar yang dinilai mengganggu kerja-kerja jurnalistik dan mencemari ruang informasi publik. Salah satu poin utama yang dikritik adalah tingginya tekanan terhadap konten berbasis fakta yang kerap berujung pada tindakan pembungkaman.

​”Konten pemberitaan yang menyampaikan fakta justru kerap diserbu komentar spam,” teriak wartawan tersebut dalam orasinya.

​Selain masalah pembungkaman pers, orasi tersebut juga mengkritik maraknya serangan di kolom komentar media sosial milik lembaga pemberitaan. Konten-konten berita faktual disebut sering kali diserbu oleh komentar spam yang mempromosikan judi online (judol), sehingga merusak kualitas dan kenyamanan ruang diskusi publik.

​Kritik tajam turut diarahkan pada efektivitas langkah pemerintah dalam memberantas judi online. Ia mempertanyakan keseriusan penanganan aktivitas judol, khususnya terkait belum teratasinya gelombang spam promosi judi online di ruang digital yang menyasar akun-akun media pemberitaan resmi.