Hadapi Fenomena El Nino 2026, Pemkab Lampung Tengah Imbau Masyarakat Tetap Siaga dan Tangguh.

Oplus_131072

Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman fenomena iklim El Nino yang diprediksi berpotensi memicu kekeringan di wilayah Lampung Tengah pada tahun 2026.

​I Komang Koheri menekankan bahwa langkah antisipasi dini sangat krusial, terutama untuk menjaga ketahanan pangan dan ketersediaan air bersih bagi warga Lampung Tengah yang mayoritas mengandalkan sektor pertanian.

​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi dampak fenomena iklim El Nino 2026.

Melalui pesan edukasi publik yang dirilis Diskominfotik Lampung Tengah, pemerintah daerah mengusung semangat kesiapsiagaan bersama demi menjaga ketahanan wilayah.

​Dalam pesan tersebut, Plt Bupati Lamteng, l Komang Koheri menegaskan komitmen daerah melalui seruan “Siaga El Nino 2026 Lampung Tengah Siap, Masyarakat Tangguh”.

“Langkah ini menjadi landasan penting untuk meminimalisasi potensi dampak kekeringan, risiko kebakaran lahan, serta gangguan pada sektor pertanian yang kerap menyertai gelombang panas dan kemarau panjang,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

​Melalui sinergi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah serta instansi terkait, Pemkab mengimbau masyarakat untuk:
​Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Air: Memanfaatkan cadangan air bersih secara bijak dan hemat untuk kebutuhan sehari-hari maupun pertanian.

​Mewaspadai Potensi Kebakaran: Menghindari aktivitas pembakaran sampah atau pembersihan lahan dengan api yang berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

​Sinergi lintas sektor:
Pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, serta aparatur tingkat Kecamatan hingga kampung diharapkan terus berkoordinasi secara masif guna memantau wilayah-wilayah yang rawan mengalami krisis air bersih.

​I Komang Koheri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus memantau perkembangan situasi cuaca dan siap menyalurkan bantuan darurat, seperti pendistribusian air bersih ke daerah-daerah terdampak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling gotong royong dan menjaga lingkungan demi meminimalkan dampak buruk dari El Nino 2026.

​Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap partisipasi aktif dari seluruh elemen warga dapat memperkuat ketangguhan daerah dalam mengarungi tantangan cuaca ekstrem pada tahun 2026 ini secara aman dan kondusif.