Erupsi Anak Krakatau Memanjang, Pemprov Lampung Perpanjang Masa PJJ Hingga Kamis

Oplus_131072

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah secara daring bagi seluruh peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK sederajat pada Rabu dan Kamis, 9 – 10 September 2026.

Keputusan ini diambil guna mengutamakan keselamatan para siswa di tengah peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada status Level III (Siaga).

​Sebelumnya, pihak Pemprov sempat merencanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka kembali digelar pada Selasa siang karena erupsi di pagi hari dinilai berdurasi singkat (kurang dari 20 detik).

Namun, kebijakan tersebut langsung direvisi mendadak setelah Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi susulan pada Selasa (8/9) sore pukul 17.56 WIB dengan durasi lebih panjang, yakni mencapai 31 detik.

​Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, Selasa malam (8/9/2026) menegaskan bahwa keselamatan warga sekolah merupakan prioritas utama.

Penyesuaian kebijakan ini juga mempertimbangkan hasil pemantauan arah angin dengan kecepatan rendah hingga sedang yang bergerak menuju barat laut dan utara (wilayah Lampung), sehingga memperbesar potensi paparan abu vulkanik di area permukiman dan lingkungan sekolah.

​Selama dua hari masa PJJ ini, seluruh pihak sekolah diinstruksikan untuk berkoordinasi dengan petugas kebersihan setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kerja sama ini bertujuan melakukan pembersihan ruang kelas serta lingkungan sekolah agar terbebas dan steril dari sebaran debu vulkanik.

​Pemprov Lampung dijadwalkan akan kembali mengevaluasi situasi pada Kamis mendatang. Jika kondisi cuaca serta aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau membaik, KBM tatap muka direncanakan kembali normal pada Jumat, 11 September 2026.

Warga di imbau untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan