Sampah Disulap Jadi Mesin Ekonomi: Gebrakan Komang Koheri Tarik Investor Masuk Lampung Tengah
Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mulai mengarahkan pengembangan investasi daerah pada sektor industri dan pengelolaan sampah. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki potensi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam memperkuat iklim investasi dan menarik minat investor nasional maupun internasional melalui Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dan Wali Kota Metro. Mereka turut bertemu dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan terhadap pengembangan investasi di Provinsi Lampung.
Komang Koheri menilai, momentum penguatan investasi di tingkat provinsi harus dimanfaatkan secara optimal oleh Kabupaten Lampung Tengah untuk menawarkan berbagai potensi ekonomi daerah, khususnya pengembangan sektor industri dan investasi di bidang pengolahan sampah.
Menurutnya, Lampung Tengah memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu tujuan investasi yang mampu mengembangkan industri produktif sekaligus menghadirkan solusi terhadap persoalan lingkungan.
“Kedepan, kita ingin investasi di Lampung Tengah semakin berkembang, terutama pada sektor industri dan pengelolaan sampah. Ini menjadi peluang yang harus kita dorong bersama karena selain memberikan nilai tambah ekonomi, investasi juga harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Komang Koheri.
Ia menjelaskan, pengelolaan sampah tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan kebersihan dan lingkungan. Dengan dukungan teknologi, sistem, serta manajemen yang tepat, sampah berpotensi dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru yang memiliki nilai tambah.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah membuka peluang penjajakan kerja sama dengan investor yang memiliki kemampuan dan teknologi dalam pengolahan sampah, termasuk pengembangan industri daur ulang serta pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomis.
