Lampung Raih 1.460 Kuota SMK Go Global, Disiapkan untuk Pasar Kerja Asia

1789425214048

Provinsi Lampung resmi mendapatkan kuota sebanyak 1.460 peserta dalam program pelatihan dan sertifikasi SMK Go Global.

Program ini dihadirkan guna meningkatkan keterampilan dan kompetensi calon tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi standar pasar kerja internasional.

Berdasarkan data Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung, dari total 1.460 kuota yang dialokasikan, porsi terbesar yakni 75 persen (sekitar 1.095 peserta) ditargetkan khusus bagi para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sementara itu, 25 persen sisanya (sekitar 365 peserta) diperuntukkan bagi masyarakat umum.

​Program SMK Go Global difokuskan pada tiga sektor pekerjaan utama yang memiliki permintaan tinggi di pasar global, antara lain:

​Kesehatan
​Hospitality (Perhotelan)
​Pertanian

​Melalui program ini, para peserta akan memperoleh pelatihan peningkatan kompetensi secara gratis hingga mendapatkan sertifikasi resmi.

Setelah dinilai kompeten dan tersertifikasi, peserta akan disalurkan serta dicocokkan (matching) dengan perusahaan penempatan di negara tujuan sesuai kebutuhan pekerjaan.

​Langkah strategis ini menjadi angin segar di tengah besarnya potensi dan minat tenaga kerja asal Lampung untuk bekerja di luar negeri.

BP3MI Lampung mencatat hingga Agustus 2026, terdapat sekitar 18.000 orang peminat kerja luar negeri dari daerah ini. Di sisi lain, diperkirakan ada sekitar 200.000 lulusan SMK di Lampung yang saat ini belum mendapatkan pekerjaan.

Sejumlah negara yang selama ini menjadi tujuan favorit calon pekerja migran asal Lampung antara lain Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Singapura.

​Dengan hadirnya program SMK Go Global, Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi terkait berharap dapat mendongkrak kualitas SDM lokal, mengurangi angka pengangguran lulusan SMK, sekaligus membuka peluang seluas-luasnya bagi tenaga kerja Lampung untuk bersaing di kancah internasional.