Komunikasi Dinilai Tertutup, Sikap Ajudan Plt Bupati Lampung Tengah Dikeluhkan.
Sikap salah satu ajudan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah berinisial WA menuai kritik dari salah satu masyarakat.
WA dinilai tidak mencerminkan peran seorang ajudan karena berulang kali enggan merespons komunikasi warga yang ingin menyambungkan aspirasi kepada pimpinan daerah.
Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang pemuda asal Gunung Sugih, Hidayat. Ia mengaku kesulitan menjalin komunikasi dengan Plt Bupati Lampung Tengah, padahal bermaksud menyampaikan gagasan terkait pembangunan daerah. Menurutnya, oknum ajudan tersebut justru bersikap tertutup.
Kondisi ini kian memprihatinkan saat terjadi insiden darurat kebakaran hutan di Kampung Gunung Sugih, Sabtu malam.
”Saya diberi tahu adik saya ada kebakaran hutan di ruas jalan Gunung Sugih, Kotagajah, tepatnya sebelum kantor DPRD. Saya langsung menghubungi Kasat Pol PP Lampung Tengah untuk meminta bantuan pemadam kebakaran dan direspons dengan baik,” ujar Hidayat kepada media ini, Sabtu (29/8/2026).
Namun, kendala timbul saat petugas pemadam tiba di lokasi kejadian. Mobil pemadam yang dikerahkan ternyata mengalami kendala teknis dan tidak dapat berfungsi dengan baik.
Dalam situasi panik tersebut, Hidayat berusaha menghubungi WA untuk meneruskan kondisi darurat ini kepada Plt Bupati, namun tidak mendapatkan jawaban.
”Saya coba hubungi ajudan Plt Bupati (WA), tetapi tidak direspons sama sekali, seperti menutup diri. Padahal saya warga yang sedang panik karena ada kebakaran dan sangat membutuhkan pertolongan cepat,” tegasnya.
Hidayat menegaskan bahwa seorang ajudan pejabat publik seharusnya tidak menutup akses komunikasi, terlebih dalam situasi mendesak yang menyangkut keselamatan masyarakat.
”Seorang ajudan tidak semestinya menutup diri dari masyarakat, apalagi dalam situasi urgen seperti ini. Ini keluhan warga yang harus disampaikan. Jangan sampai menjadi ajudan yang sekadar ABS (Asal Bapak Senang),” pungkas Hidayat.
Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat WhatsApp di nomor +62 852-8047-XXXX, oknum ajudan berinisial WA hanya memberikan tanggapan singkat.
”Ooo berarti hanya sebatas ini ya, Yay? Atur saja, tidak apa-apa saya ikut tarian kamu,” tulis WA dalam pesan balasan Hidayat tersebut.
