Menjaga Akar Budaya dari Daerah: Disdikbud Lampung Tengah Tutup PKD 2026 dengan Gelar Karya Spektakuler

IMG_20261028_054900

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah menyelenggarakan perhelatan akbar penutupan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Lampung Tengah 2026 yang dirangkaikan dengan Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Acara puncak ini dilangsungkan di Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih, pada Rabu, (28/10/2026) Pukul 08.00 WIB.

​Perhelatan ini menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan, merawat, dan merayakan kekayaan seni serta kebudayaan daerah di Kabupaten Lampung Tengah, sekaligus menjadi wadah apresiasi bagi para pelajar, guru, dan seniman lokal.

​Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS)
​Sebagai bagian dari rangkaian acara penutupan, diselenggarakan pula Gelar Karya GSMS Tahun 2026.

Program ini menampilkan berbagai bentuk ekspresi seni dan kreativitas dari para peserta didik di bawah bimbingan seniman profesional.

Sepuluh sekolah dari tingkat dasar hingga menengah yang berpartisipasi dalam pameran karya ini antara lain:

​Sekolah Dasar (SD): SDN 3 Kotagajah.
SDS IT Smart Insani.
SDN 1 Gunung Sugih Pasar.
SDN 1 Rama Indra, dan
SDN 1 Adijaya.

​Sekolah Menengah Pertama (SMP): SMPN 1 Terusan Nunyai.
SMPN 2 Rumbia.
SMPN 2 Kalirejo.
SMPN 2 Bandar Surabaya, dan SMPN 6 Terbanggi Besar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman,.S.E,.S.Sos.l menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) yang dirangkaikan dengan Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2026 ini bukan sekadar penutupan sebuah agenda tahunan, melainkan sebuah momentum penting untuk merawat, melestarikan, dan merayakan kekayaan seni serta warisan luhur kebudayaan daerah kita di Kabupaten Lampung Tengah.

​Melalui program GSMS, kita melihat bagaimana kolaborasi yang luar biasa antara peserta didik dari tingkat dasar hingga menengah—baik dari SDN 3 Kotagajah, SDS IT Smart Insani, SDN 1 Gunung Sugih Pasar, SDN 1 Rama Indra, SDN 1 Adijaya, hingga jajaran SMPN 1 Terusan Nunyai, SMPN 2 Rumbia, SMPN 2 Kalirejo, SMPN 2 Bandar Surabaya, dan SMPN 6 Terbanggi Besar, bersama para seniman profesional mampu melahirkan ekspresi seni yang membanggakan.

​”Kami, atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh sekolah, guru pendamping, seniman, orang tua, serta anak-anakku tercinta yang telah berpartisipasi aktif,” tuturnya

​Harapan besar kami, ekosistem kebudayaan di Lampung Tengah akan semakin kokoh. Dari ruang-ruang kelas dan panggung Sesat Agung Nuwo Balak ini, kita sedang mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual, sekaligus memiliki akar budaya yang kuat, bangga terhadap identitas daerahnya, dan siap membawa Lampung Tengah berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi.

​Selain itu, pihak panitia penyelenggara mengimbau kepada seluruh pemenang lomba agar wajib hadir di Sesat Agung Nuwo Balak untuk menerima penghargaan secara langsung.

​Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap ekosistem kebudayaan daerah semakin kuat, serta melahirkan generasi muda yang bangga dan aktif melestarikan warisan budaya luhur bangsa.