Kritik NGO JPK Soal Penataan Wajah Kota Gunungsugih Direspon Positif Pemkab Lampung Tengah

1786876105443-768x429

​Saran dan kritik membangun dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pengawas Kebijakan (JPK) Koordinator Daerah (Koorda) Lampung Tengah terkait penataan pusat ibu kota Kabupaten di Gunungsugih, dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-81 mendapat tanggapan hangat dan direspon positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah.

​Ketua JPK Koorda Lampung Tengah menegaskan pentingnya pembenahan dan percatikan kawasan pusat ibu kota agar memiliki estetika, kerapian, serta daya tarik visual yang layak sebagai etalase daerah. Menurutnya, pusat ibu kota kabupaten seharusnya menjadi cerminan kemajuan dan identitas Lampung Tengah.

​”Pusat ibu kota adalah wajah daerah. Kita ingin kawasan Gunungsugih dipercantik—mulai dari kerapian ruang terbuka publik, penerangan jalan, penataan taman, hingga ketertiban sarana umum. Jika tata kotanya rapi dan indah, tentu akan memberikan kebanggaan bagi masyarakat serta kenyamanan bagi siapa saja yang melintas,” ujar Ketua JPK Koorda Lampung Tengah, Uncu Wenda, Minggu (16/8/2026).

​Merespon dorongan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyambut baik masukan yang disampaikan. Pemkab menilai sinergi serta kontrol sosial dari elemen masyarakat dan NGO JPK sangat dibutuhkan dalam mengawal pembangunan daerah.

Pantauan di lokasi, proses pembenahan Taman Gunung Sugih mulai terlihat. Sejumlah petugas tampak melakukan pengecatan pada pagar taman sehingga kawasan tersebut terlihat lebih rapi. Selain itu, petugas juga melakukan kegiatan bersih-bersih di sekitar area taman, termasuk merapikan lingkungan dan membersihkan bagian-bagian taman yang terlihat kurang tertata.

Aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa masukan yang disampaikan masyarakat telah ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan.

Pit. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Kritik yang disampaikan  masyarakat sepanjang bertujuan untuk kemajuan daerah harus kita jadikan masukan dan bahan evaluasi. Pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik,” ujar Komang Koheri.

Pemerintah berkomitmen secara bertahap akan membenahkan infrastruktur pendukung, mempercantik area hijau, serta memprioritaskan pemeliharaan fasilitas umum di jantung kota Gunungsugih.

​Melalui komunikasi produktif antara NGO dan pemerintah daerah ini, diharapkan penataan pusat ibu kota Kabupaten Lampung Tengah dapat terealisasi dengan maksimal demi kemajuan dan keindahan daerah ke depan.