Babak Baru Lampung Tengah: Merajut Harapan di Atas Puing-Puing Kepercayaan yang Hilang

IMG_20261016_064505

Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) kini berada di ambang gerbang sejarah baru. Langkah administratif penting baru saja ditandai dengan kesepakatan bulat DPRD Lampung Tengah yang mengusulkan I Komang Koheri sebagai Bupati definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030.

Proses ini bukan sekadar pergantian administratif di atas kertas, melainkan sebuah titik balik moral untuk memulihkan stabilitas, integritas, dan arah pembangunan daerah pasca-goncangan badai hukum yang sempat menerpa kepemimpinan sebelumnya.

​Tidak bisa dipungkiri, kursi kepemimpinan Lampung Tengah sempat mengalami turbulensi politik yang menguji mental birokrasi serta mengoyak kepercayaan publik. Ketika I Komang Koheri diamanahkan mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, tantangan yang dihadapinya bukanlah perkara ringan.

Ia harus mengemudi di tengah jalan berlubang penuh keraguan dan kekecewaan masyarakat.
​Namun, rekam jejak politik Koheri berbicara lain. Sebagai politisi senior yang pernah melenggang ke Senayan sebagai Anggota DPR RI serta berakar dari komunitas transmigrasi asal Bali di Seputih Raman, ia memiliki ketenangan kultural dan psikologis.

Lampung Tengah adalah potret Indonesia kecil, sebuah daerah agraris yang hidup dari mozaik keberagaman etnis. Di sinilah gaya kepemimpinan Koheri yang merangkul dan bersahaja diuji, dan sejauh ini ia mampu menghadirkan keteduhan di tengah dinamika lokal yang panas.

​”Pelantikan I Komang Koheri sebagai bupati definitif bukan sekadar mengisi kekosongan kuasa, melainkan momentum pembersihan sistemik dan restorasi kepercayaan publik terhadap marwah pemerintahan daerah.

​Tugas terberat di depan mata sang bupati definitif bukanlah sekadar meresmikan program fisik, melainkan membersihkan birokrasi dari bayang-bayang praktik koruptif. Publik Lampung Tengah sudah lelah dengan pemberitaan negatif yang mencederai nama baik daerah.

​Masyarakat merindukan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Sebagai figur yang dikenal bersih dan merakyat, Koheri dituntut untuk menunjukkan kepemimpinan yang berintegritas tinggi. Reformasi birokrasi harus diletakkan sebagai fondasi utama sebelum melangkah pada visi-misi pembangunan daerah yang lebih luas.

​Dengan mulusnya proses pengusulan di DPRD yang mencerminkan solidnya dukungan politik lokal, Koheri memiliki modal sosial yang sangat kuat. Stabilitas politik antara eksekutif dan legislatif ini harus dikapitalisasi secara produktif untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan mendasar di Lamteng.

​Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga, optimalisasi sektor pertanian sebagai tulang punggung kesejahteraan, hingga pemerataan akses kesehatan dan pendidikan.

Sebagai putra daerah yang tumbuh dan besar di tanah Lampung Tengah, Koheri memiliki kepekaan yang tinggi. Ia paham betul bahwa tanah ini subur bukan hanya karena letak geografisnya, tetapi karena keringat persatuan dari berbagai suku bangsa yang hidup berdampingan secara harmonis.

​Pengangkatan I Komang Koheri sebagai Bupati Lampung Tengah definitif adalah sebuah babak baru yang sarat akan harapan. Di pundaknya, ratusan ribu rakyat Lamteng menyematkan asa agar roda pemerintahan berputar di atas rel kejujuran, keadilan, dan keberpihakan mutlak pada kesejahteraan rakyat kecil.

​Pelantikan ini hendaknya tidak disambut dengan euforia berlebihan, melainkan sebagai panggilan kerja keras bersama. Sudah saatnya Lampung Tengah bangkit, meninggalkan lembaran kelam masa lalu, dan menatap masa depan sebagai daerah yang maju, bermartabat, serta berdaya saing tinggi di Provinsi Lampung.

Opini : Redaksi.