Anggun Berbusana Adat Lampung, Shanna Shannon Hipnotis Tamu Undangan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Istana Merdeka, Senin (17/08/2026), kembali diwarnai momen emosional. Penyanyi muda Shanna Shannon dipercaya membawakan lagu-lagu nasional, memperkuat suasana patriotik di hadapan jajaran tamu negara dan pejabat tinggi.
Tampil anggun dalam balutan busana adat Lampung, Shanna membawakan lagu “Tanah Airku” karya Saridjah Bintang Soedibyo (Ibu Soed). Karakter vokalnya yang jernih dan penuh penjiwaan sukses menyulap suasana Istana Merdeka menjadi sangat khidmat.
Keharuan melingkupi para hadirin, termasuk Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang tampak meneteskan air mata saat meresapi lantunan bait demi bait lagu tersebut. Perpaduan kemegahan busana adat dan lirik lagu “Tanah Airku” berhasil mempertegas pesan nasionalisme serta menghadirkan atmosfer persatuan yang kuat.
Penampilan tersebut tidak hanya memukau secara visual dan audio, tetapi juga menyentuh sisi emosional para hadirin. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, tampak tak kuasa menahan haru. Beliau terlihat meneteskan air mata saat bait demi bait lagu tentang kecintaan pada negeri tersebut dilantunkan.
Kehadiran Shanna Shannon dalam peringatan tahun ini seolah mempertegas pesan nasionalisme melalui karya seni. Perpaduan antara kemegahan baju adat Lampung dan lirik lagu “Tanah Airku” sukses menciptakan atmosfer persatuan yang kuat, menjadikan momen HUT RI kali ini salah satu yang paling berkesan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Momen haru tersebut dengan cepat menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Cuplikan video yang memperlihatkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyapu air matanya viral dan dibanjiri komentar positif dari netizen yang turut merasakan getaran emosi serupa.
Banyak yang memuji konsistensi Shanna Shannon dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan melalui karakter vokalnya yang khas.
Reaksi emosional dari jajaran pejabat tinggi negara ini dinilai publik sebagai wujud penghayatan mendalam terhadap makna kemerdekaan. Rasa haru yang terpancar dari para pimpinan menunjukkan bahwa lagu “Tanah Airku” bukan sekadar rutinitas seremoni, melainkan pengingat akan tanggung jawab besar dalam menjaga dan memajukan bangsa Indonesia.
