Tanggap Darurat, Dinsos Lampung Tengah Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Rumah Roboh

Oplus_131072

Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah memberikan perhatian dan penanganan cepat terhadap musibah rumah roboh yang menimpa seorang lanjut usia (lansia) di Dusun VII, Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

​Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinsos Kabupaten Lampung Tengah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC), Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Kepala Bidang Penanganan Bencana, serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk meninjau langsung lokasi kejadian.

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar korban pascakejadian sekaligus menjalankan asesmen sosial menyeluruh terkait kondisi tempat tinggal, keluarga, dan penanganan yang dibutuhkan.

​Sebagai bentuk penanganan awal, Dinsos Lampung Tengah menyalurkan bantuan sandang berupa kasur, selimut, pakaian layak pakai, serta kebutuhan dasar lainnya.

Penanganan di lapangan juga melibatkan koordinasi lintas sektor bersama pihak Kampung Terbanggi Besar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah agar proses pemulihan berjalan sesuai kewenangan masing-masing.

​Data dan hasil asesmen yang dihimpun akan dijadikan dasar utama dalam menentukan langkah rehabilitasi serta pendampingan sosial berikutnya bagi korban. Respons cepat ini menegaskan komitmen Dinsos Kabupaten Lampung Tengah untuk terus hadir mendampingi warga yang membutuhkan bantuan di tengah situasi darurat.

“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah rumah roboh yang menimpa salah satu warga lansia kita di Dusun VII, Kampung Terbanggi Besar,” ujar Ka Dinsos Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti,.S.STP, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar serta keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, merupakan prioritas utama yang harus ditangani dengan cepat.

​”Begitu menerima laporan kejadian pada Selasa kemarin, saya langsung menginstruksikan Tim Reaksi Cepat (TRC), Kabid Rehabilitasi Sosial, Kabid Penanganan Bencana, serta pendamping PKH untuk langsung turun ke lapangan pada Rabu pagi,” ungkapnya

Kehadiran tim tidak hanya untuk menyalurkan bantuan logistik awal seperti kasur, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya, tetapi juga untuk melakukan asesmen sosial secara menyeluruh terkait kondisi tempat tinggal dan kebutuhan korban.

​Dalam penanganan pascamusibah ini, Dinsos tidak bekerja sendiri. Kami terus berkoordinasi erat secara lintas sektor bersama BPBD Kabupaten Lampung Tengah dan pemerintah Kampung Terbanggi Besar agar proses pemulihan berjalan sinergis sesuai kewenangan masing-masing.

​”Data hasil asesmen di lapangan akan menjadi dasar utama kami dalam menentukan langkah rehabilitasi rumah maupun pendampingan sosial keberlanjutan bagi korban. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memastikan warga yang terdampak bencana mendapatkan perlindungan serta bantuan yang layak,” pungkas Ari.