Pemkab Lampung Tengah Melalui Dinas BMBK Perkuat Transparansi Pembangunan Fisik di Lapangan
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Wujud nyata tersebut disampaikan lewat keterbukaan informasi serta pengawasan terbuka terhadap berbagai proyek pekerjaan fisik infrastruktur yang tengah digarap di lapangan. Salah satunya, pembangunan ruas jalan Bandarsari – Mojokerto Lampung Tengah, sepanjang 5,4 KM yang sedang digarap pengerjaannya.
Langkah ini diambil guna memastikan setiap pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan, maupun fasilitas penunjang lainnya, berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis, tepat mutu, serta tepat waktu.
Plt Kepala Dinas BMBK Lampung Tengah, Rahmad Danil,.S.E,.S.T, menegaskan bahwa keterbukaan informasi proyek di lapangan merupakan hak masyarakat sekaligus bentuk tanggung jawab moral pemerintah daerah kepada publik.
”Infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran daerah maupun pusat pada hakikatnya adalah milik bersama masyarakat Lampung Tengah. Oleh karena itu, kami ingin memastikan prosesnya transparan agar masyarakat juga dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan di wilayah masing-masing,” ujar Rahmad Danil, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, beberapa langkah transparansi yang digalakkan di lapangan meliputi:
– Pemasangan Papan Informasi Proyek
Setiap titik pengerjaan fisik wajib dilengkapi papan informasi yang memuat rincian kegiatan, sumber anggaran, volume pekerjaan, pelaksana (kontraktor), serta durasi pengerjaan.
- Keterbukaan Spesifikasi Memberikan akses informasi terkait standar teknis agar masyarakat dapat memahami mutu material yang digunakan.
- Respon Cepat Pengaduan Membuka saluran komunikasi bagi warga yang ingin melaporkan atau memberikan masukan terkait progres pembangunan di sekitar tempat tinggal mereka.
Dengan digelarnya pekerjaan fisik secara transparan dan terbuka untuk publik, Pemkab Lampung Tengah berharap kualitas infrastruktur yang dihasilkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas warga serta mendongkrak perekonomian lokal.
Langkah proaktif ini mendapat apresiasi positif dari berbagai elemen masyarakat, yang menilai keterbukaan publik seperti ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan warga dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh penjuru Lampung Tengah.
“Harapan kita, kolaborasi dan pengawasan bersama ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas tinggi dan tepat waktu, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki di tengah masyarakat, demi mewujudkan Lampung Tengah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
