Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan: Tata Kelola Organisasi Jadi Kunci Efektivitas Pemerintahan.

Oplus_131072

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang tepat sebagai kunci utama pencapaian target dan efektivitas roda pemerintahan daerah.

​Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Pembahasan Tata Organisasi Pemerintah Provinsi Lampung yang berlangsung pada Kamis (20/8/2026).

​Dalam rapat tersebut, Marindo menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh pembentukan atau besar-kecilnya struktur birokrasi sem semata, melainkan dari bagaimana organisasi tersebut dikelola secara berkelanjutan.

​”Organisasi yang baik dan benar pada akhirnya bisa mencapai tujuannya kalau pengelolaan organisasinya benar,” ujar Marindo Kurniawan.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tata kelola organisasi yang ideal harus memenuhi beberapa kriteria utama, yakni bersifat adaptif, berbasis teknologi, serta tetap patuh terhadap regulasi yang berlaku.

Penerapan tata kelola yang tepat diyakini akan mendorong alur kerja menjadi lebih efektif, yang pada gilirannya akan memperkuat kinerja seluruh perangkat daerah.

​Melalui pembenahan tata kelola ini, Pemprov Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar setiap target dan tujuan pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal.

Langkah ini juga menuntut penyederhanaan prosedur birokrasi serta peningkatan kapasitas SDM ASN agar transformasi digital yang diterapkan tidak sebatas formalitas, melainkan benar-benar terintegrasi dalam sistem kerja sehari-hari.

​Melalui pembenahan tata kelola ini, Pemprov Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar setiap target dan tujuan pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal.
​Komitmen ini menjadi angin segar bagi reformasi birokrasi di Lampung.

Kendati demikian, efektivitasnya sangat bergantung pada perubahan budaya kerja aparatur di lapangan—agar keberadaan organisasi yang adaptif dan berbasis teknologi ini dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.